
Harga emas naik tipis dalam perdagangan Asia pada hari Kamis(06/03) karena dolar AS jatuh ke level terendah dalam empat bulan di tengah tanda-tanda bahwa Presiden Donald Trump mungkin terbuka untuk menegosiasikan tarif perdagangan tinggi yang baru-baru ini diberlakukannya.
Harga Emas Spot naik tipis 0,1% menjadi $2.921,42 per ons, sementara Emas Berjangka yang berakhir pada bulan April naik 0,1% menjadi $2.929,49 per ons pada pukul 01:15 ET (06:15 GMT).
Dolar melemah karena penundaan tarif otomotif Trump; data penggajian AS masih ditunggu
Harga emas naik karena Indeks Dolar AS melemah 0,2% ke level terendah dalam empat bulan menyusul keputusan Presiden Donald Trump untuk menunda pemberlakuan tarif otomotif pada Kanada dan Meksiko selama satu bulan.
Gedung Putih mengumumkan pada hari Rabu bahwa Trump terbuka untuk mempertimbangkan lebih banyak pengecualian tarif setelah berlaku pada hari Selasa.
Penundaan ini dianggap sebagai potensi pelunakan sikap perdagangannya, yang meredakan kekhawatiran langsung atas meningkatnya ketegangan perdagangan.
Penurunan dolar terhadap mata uang utama membuat emas, yang dihargai dalam dolar, lebih menarik bagi investor.
Selain itu, emas sering dipandang sebagai aset safe haven selama periode ketidakpastian ekonomi, dan penyesuaian kebijakan perdagangan baru-baru ini telah meningkatkan daya tariknya.
Sementara itu, pelaku pasar berhati-hati menjelang data penggajian AS yang akan datang, yang dijadwalkan untuk dirilis pada hari Jumat.
Laporan ini diantisipasi untuk memberikan wawasan tentang keputusan suku bunga Federal Reserve di masa mendatang, terutama mengingat data inflasi baru-baru ini yang telah mendukung sikap agresif Fed.
Logam mulia lainnya beragam. Platinum Futures turun 1,1% menjadi $973,76 per ons, sementara Silver Futures naik tipis 0,2% menjadi $33,213 per ons. (Newswmaker23)
Sumber: Investing.com
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...
Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...
Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...
Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...
Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...